Sabtu, 12 November 2011

Tentang Ibu ku...

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hmm, malam ini malam minggu...seperti malam-malam biasanya, tak ada yg berbeda...
yang berbeda malam ini kalbuku berkata amat merindukan sesosok wanita yang penuh cinta & kasih, penuh dg kehangatan...Ibuku sayang...

apa kabarmu mah?
rasanya baru saja beberapa hari ku lalui tanpa mu...sudah rindu kembali melanda kalbu...
apalagi ditambah, kabarnya engkau beberapa hari kemarin sakit pusing2, dan nampaknya darah tinggimu kambuh kembali. hmmm...tambah hati ini tak karuan berada di Bandung...
maafkan gita yang hari ini seharusnya pulang...tetapi ternyata hari senin ada panggilan test kerja..

masih teringat jelas hari2 ketika ku bersama mu mah...
rasanya tertoreh dalam di hati dan ingatanku,
tentang kebersamaanku bersamamu,
mencium keningmu tiap malam,
mengelus rambutmu yang kian dihiasi rambut putih,
menyelimutimu disaat tidur,
memelukmu erat disaatku rindu,
membersihkan kupingmu sesekali,
memijit2 kepalamu membersihkan rambutmu dg shampoo,
bercerita, berdiskusi, dan berkeluh kesah bersama...

rasanya ku amat mencintaimu mah...semata2 hanya karena-Nya...
karena ridha-Nya selalu ada bersamamu...


walaupun terkadang,
kata2mu ketika marah menyisit hati,,aku tahu ini karena salahku yg membuat jengkel engkau...
engkau berkomentar dengan ketidaksesuaian atas apa yg ku kerjakan, ketika memasak dg bumbu yg salah, ketika menyapu 'jangan pake sendal, biar kerasa kotornya sama kamu', ketika mengepel 'jangan terlalu basah, sering dibilas jangan cuma asal dipel aja'...
atau ketika sedang merasa lelah 'teh tolong ini dan itu'...aku seharusnya tidak malas berkata 'iya' karena berkata 'aah' pun sudahlah dosa bagiku...
bahkan mungkin ketika apa yg ku alami engkau tak paham jelas bagaimana persaanku, bukannya engkau dengarkan rintihan ini, tapi justru engkau komentari lalu membandingkan dengan orang lain ataupun dgmu,,aku tahu harusnya aku berlapang mendengarkannya anggaplah sebagai koreksi diri...

apapun yg menjadi 'walaupun' tentang mu...AKU TETAP MENYAYANGIMU MAH...

walau bibir ini terkadang salah, perilaku ini salah..dimatamu, aku hanyalah anakmu...seorang manusia yg engkau lahirkan dari rahimmu atas izin-Nya...
anakmu yg engkau kandung, anakmu yg lemah ketika dilahirkan di dunia ini, hanya mampu menangis, tertawa, mungkin marah,,,
anakmu yang belajar berbicara, merangkak, berjalan, seperti yang engkau ajarkan atas izin-Nya..

sedikit demi sedikit ku belajar...
maaf tak menjadi sempurna, sesuai apa yg engkau harapkan...betapapun kerasnya ku menjadikan aku sesuai yg engkau harapkan, mungkin hasilnya kan berbeda...betapapun kerasnya ku mencoba mencintaimu, mengasihimu,,tapi tetap rasa cinta dan kasih sayangmu yang lebih besar ada untukku, karena kasih dan sayangmu sepanjang masa tak kan hilang...

terkadang ku larut dalam lamunan,
jika sewaktu2 Allah SWT panggil engkau terlebih dahulu,
entah apakah aku mampu melalui hidup ini tanpamu mah?
rasanya bagaikan seorang kakek renta, buta, dan lemah yang kehilangan tongkatnya tuk berdiri tegak dan berjalan...menjalani hidup ini dengan meronta2 mengharapkan tongkatnya...
karena setiap apa yg kulakukan terkadang selalu meminta pendapatmu, keputusan yang engkau ambil dalam langkah hidupku selalu menjadi keputusan ku...

bahkan masalah urusan ketika ku melamar pekerjaanpun, seperti apa yang terjadi diakhir2 yg lalu..
berat rasanya ku meninggalkan engkau demi menggapai cita dalam karir...

ketika sang pewawancara menanyakan "apakah siap tuk ditempatkan dimana saja"
lalu tergambar diriku yang letih bekerja sehingga tak sempat memperhatikanmu, mungkin yang ada hanya penyesalan jika itu terjadi...lalu jawabku "tidak, saya siap jika hanya ditempatkan di jawa barat" dengan alasan agar lebih dekat dg keluarga..

ketika ku menguatkan keidealismean untuk mempertahankan engkau dan keluarga yg menjadi prioritas ini padamu, mengapa justru kekecewaan yang tersirat..'jawab aja iya teh padahal' hmmm..loh?
setelah itu baru mulai ku  mantapkan diri tuk mencari pekerjaan yg dg resiko ditempatkan dimana saja...

tapi ketika ku berusaha mencari pekerjaan di Bandung ini, pada nyatanya...
justru engkau malah marah mengapa aku pergi berlama2 di Bandung...

keadaan ini membuatku gamang kembali, jadi aku harus bagaimana yaa Robbi?

maunya ku,
aku bekerja...tapi tetap bersama keluarga..terutama selalu berada di dekat Ibu...selalu membahagiakan mereka...
karena aku ingin bisa berbakti dan berada di dekat keluarga selama masih ada waktuku...
tapi mau bagaimana, hidupku ini sudah ada yg mengaturnya...Ia sang Maha Agung, telah menetapkan pilihan yg menjadi jalan hidupku..dan mungkin kenyaataannya akan berbeda dg yg diharapkan...aku tak tahu kelak yg menjadi pekerjaanku, dan dimana...karena yg hanya mampu kulakukan saat ini berusaha...dan doa tentunya..

tapi ini hidup yg harus tetap dijalani...

apalagi sebelum ku menerima pinangan orang, aku ingin membahagiakan keluargaku...terutama engkau Ibuku...
ingin ku baktikan diri untukmu...
karena sebelum itu terjadi Ridha-Nya bersama dg Ridha-Mu...
namun...setelah ku dipinang, tak mungkin lagi bagiku tuk membaktikan sepenuhnya diriku untukmu, telah bertambah peranku sebagai isteri, dimana ku harus membaktikan lebih banyak waktu pada suamiku kelak, karena Ridha Suamiku kelak akan menentukan pula Ridha-Nya bagiku...


ku syukuri saat ini...
saat dimana ku bersamamu...saat indah..suka...dan duka bersamamu...
ini semua tentangmu Ibuku sayang...

terimakasih, karena engkau yg menjadi ibuku...bukan yg lain...
terimakasih, karena engkau menjadi bagian hidupku...

terimakasih yaa Robbi karena Ia yang engkau pilihkan tuk menjadi pintu syurgaku :)
kuatkan aku...tuk bisa membahagiakannya :)

Terima Kasih :)

Alhamdulillahirrobbil'alamiin...

Wassalam.




Kamis, 06 Oktober 2011

Kesabaran Menguji Diri

Assalamualaykum...
hmmm...

Lagi Lagi coret coret curhat dimulai...

hmmm...ya Robb salah apakah hamba, apa begitu banyak, tak pantaskah aku....
setelah 3 mencoba meng-apply kerja pada 3 PT bank yg berbeda...tiada satupun yg berhasil...
ini langkah pahit yang harus dijalani...
pertama tragedi interview?
kedua bahasa inggris yang tak mahir?
ketiga masih tahap seleksi admin pun tak lolos?

melihat teman2 yang lolos...bahagia melihatnya, tapi ada keraguan dalam diri..
mengapa aku?
apa aku yg terlalu bodoh hingga tak mampu menyeimbangi kemampuan teman2...

mencoba tuk menenangkan diri,
sebegini sulitkah mencari pekerjaan?
apa dibalik do'aku ada yang salah...meminta pekerjaan yg berkah?
yaa robb..tolong aku, 
aku tak mau terlalu banyak hidup setiap harinya dalam kerugian...
kerugian waktuku yg selalu kosong...
aku ingin berubah...bagaimana mungkin aku berharap setiap harinya bisa lebih baik dari kemarin, sedangkan aku hanya selalu duduk manis, berpaku tangan, hanya bersenang2 dengan bacaan buku, internet, ataupun tv, layaknya manusia yang tak berguna...
tolong aku jgn jadikan ilmu yg aku punya ini tak bermanfaat ya robb....

hanya kepada-Mu aku sungguh memohon,
jangan biarkan aku hidup dalam keterpurukan dan kekecewaan seperti ini...

aku ingin bisa berbakti pada orang tua,
setidaknya membuat mereka bangga dan bahagia...tolong aku...
harus ku mulai dari mana mengejar ketertinggalan ku ini?
walaupun orang tua tidak terlalu mendesak untuk bekerja, tapi aku merasa tak berguna dg tdk bekerja...

setidaknya ada sesuatu yg berarti mampu aku kerjakan...ini nihil belaka...
tak mau selalu meminta2 uang pd ortu...bukankah tangan di atas lebih baik yaa Robb??

mengapa rasanya diri ini rendah, 
ini itu tak ada yang patut dan berguna yg bisa ku kerjakan...

ku harus sabarkan diri lagi...
diri ini HARUS KUAT GIT!
Karena bahagia tak akan terasa indah bila tak ada luka yg mengawalinya...
semoga ini awal utk merasakan indahnya kelak...

YAKINKAN DIRI bahwa kamu PASTI BISA MENDAPATKAN PEKERJAAN YANG TERBAIK!!!
Sabar, Pasrah, dan Ikhlas git...
walaupun sulit tapi yakin KAMU PASTI BISA!!!!

Bismillahirrohmanirrohiim (^o^)/ SeMangKA
Semangat...Karena...Alloh SWT...

Wassalam.

Senin, 03 Oktober 2011

Kegalauan dalam langkah baru

Assalamualaykum...

hmmm...sekian lama, akhirnya tik tik ngetik lagi :)
kangennyyaaa....

sebetunya, banyak hal tiap harinya yang ingin dituliskan...
tapi...ya beginilah...hehe

sejenak mereview diri, terakhir kali ku menulis ungkapan hati...
ya begitulah...
kali ini mungin ingin disampaikan hal yang hampir sama...

dahulu aku bermimpi dan seringkali berkhayal mungkin sebabnya karena seringnya mendengar dan membaca dongeng2 putri...alkisah seorang cindrella, alkisah seorang pangeran berkuda putih...
sampai2 ketika ku torehkan khayalanku tentang pangeran berkuda putih di diary, sang kakak sering meng ejek2...inilah itulah..
menulis diary sudah menjadi kebiasaanku sejak kecil. kalau dihitung2 mungkin puluhan kali waktuku kecil membeli buku diary, setiap berkunjung ke toko buku pasti yg dipilih adalah buku diary atau alat2 tulis...
alhasil menjadi kebiasaan hingga sekarang, bedanya sekarang sudah dengan sentuhan sedikit teknologi...

ya...pangeran berkuda putih...rasa2nya kalau mengingat sekarang...lucu dan malu...
realitanya pangeran berkuda putih mungkin tidak ada...
pangeran di inggris sekalipun sekarang sudah bermobil sbg alat transportnya..hehe

semakin betambah usia, mulai mengenal lelaki...
aku mulai mengenal rasa suka dengan teman, rasa suka dan kagum pada senior...
berkembang dan terhenti di titik saat ini...
sd mungkin aku hanya tau suka saja dg lelaki, ya suka dg teman sekelas...
maju smp juga sama...tapi bisa lebih dipendam dan menjadi lebih pendiam...
lalu sma juga bahkan lebih pendiam dan memendam saja rasa suka...
sekarang, entahlah...memandang kaum adam bukan hanya suka atau kagum semata sebagai pertimbangan...tapi untuk pasangan hidup...
apakah karena umur yg kian bertambah, atau keadaan yg terus mendesak...
atau bahkan keinginan hati..entahlah yaa Rabb...

topik tulistulis coretcoret curcol malam ini nampaknya karena didukung oleh kejadian kemarin, hari minggu. ketika aku menghadiri perkawinan sang sepupu...hmmm...
entah mengapa ko setiap ketemu sodara...ucapannya sedikit....hmmm...pokoknya, hehe
"ihh gita udah gede ya, udah gadis"
"gita udah lulus"
"kerja dimana"
"bentar lagi nyusul atuh ya"
"udah punya calonnya belum"

yaa..robb harus jawab apa aku...
"aamiin, doain aja secepatnya" *jawaban mempersingkat waktu*

sang mamah malah yg lebih panjang lebar menjelaskan ini itu...

apa lagi ketika ada seorang tante ngobrol bareng dg aku dan mamah..
"kan dulu mah ga boleh ya sama c mamah pacaran"
"sekarang mah boleh geuningan ya"

"iya kan dlu mah blm wktnya, ari sekarang mah udah lulus da dibolehin jg udah ada waktunya"
jawab sang mamah...heu

ditambah lagi..."ini mah masih suci dari laki2 da blm pernah pacaran"
ya Robb malunya...mamah blg gituuuuuu..hmmmm...
jasad dan raga mungkin suci...tapi hati ini...mungkin mamah ga tau persis kesuciannya...
rasanya diriku ga pantes dblg suci...subhanalloh...
cuma Robbku yg tau persis...
apalagi mamah blg...."gita mah ga mau pacaran, mau langsung aja dijodohin"

hmmm...please dont make a shame mom...
hiks, yasudahlah apapun yg mamah ucapkan makasih, dan semoga malaikat meng-aamiinkan...

kalau diriku hanya menjawab "iya aaminn minta doanya aja biar segera" hehe
memang benar setiap apa yg mamah katakan, tapi kalo bisa cukup disimpan...malu kan jadinya..hoho

masalah kesucian raga..diri ini insyaAllah mencobanya tdk terjamah oleh laki2 dg suatu hub.bernama pacaran...
karena aku adalah tipe yg tdk suka dg itu...
entahlah mungkin karena keidealisan aku itu laki2 pada kabuur ya.*loh?
kegalauan ku yg terdesak keadaan...
rencana ya rencana...inginnya setelah kuliah, bekerja, lalu menikah....
apalagi yg dibutuhkan...rasanya itu sudah mjd hidup yg diidamkan olehku...
kuliah beres...bekerja sdg proses pencarian, pasangan hidup? belum kunjung kutemui..
rencana ya ku serahkan pada Robbku tercinta...
disatu sisi ku masih merasa ko "masih kekanak2an ya" "memang sudah pantes gitu?"
ko rasa2nya masih ragu dengan diri sendiri...
saudara...mulai dari yg terdekat hingga keluarga jauh sudah menanya2kan...
kapan? udah punya belum?
hmmm...

ini langkah baru yang harus kulewati...


yaa robb mudahkanlah,
Pekerjaanku..
pasangan hidupku...


pekerjaan, ku ingin yg berkah...pekerjaan yg bermanfaat dan bisa terus dekat dengan-Mu...
pasangan hidup, ku ingin yang sholeh dan berakhlak mulia itu cukup :) karena insyaAllah dengan ilmu, amal, dan imannya ku bisa menggapai ridha-Mu di dunia ini tuk menjemput janji berjumpa dg-Mu ya rabb :)


bismillahirrohmannirrohiim...pasrah, ikhlas, dan sabar!
"yaa Robb...jika rezekiku masih di atas langit turunkanlah ia, jika ia di dalam bumi maka keluarkanlah, jika ia jauh maka dekatkanlah, jika ia sulit tuk diraih maka mudahkanlah, jika ia haram maka sucikanlah"

aamiin.
Wassalam.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Cerita Kesendirianku

Dalam sendiri aku terbiasa...
Dalam kesendirian aku memahami diri...

kesendirian raga ku sudah terbiasa, tapi maaf tak biasa ruh ku sendiri...
karena aku tak ingin ditinggalkan dengan Sang kekasih, hanya ingin bersama dgMu yaa Rabb..

Maafkan hati ini seringkali berpaling dariMu,
Maafkan hati ini seringkali angkuh pdMu,
Maafkan hati ini seringkali mengeluh pdMu...

Kesendirianku, mengajarkan cinta...
Kesendirianku, mengajarkan hidup dan mati..

bahwa cintaMu itu luar biasa, fitrah, dan anugerah terindah yg Engkau berikan...
bahwa hidup ini singkat dan kematian kian mendekat...

Setiap kali ku sendiri,  merenung dan merenung...
gambaran2 tentang diri berlarut2 dalam asa...
seolah2 memori2 hidup berlari2 dan berlalu lalang di kepala, berkecamuk..

bisakah aku melupakan kisah2 yg ingin dilupakan?
bisakah aku menyimpan hanya cerita yg indah saja?

karena rasanya terlalu sakit dan sesak di dada jika mengingatnya...
karena rasanya sangatlah indah untuk selalu dikenang...

Rasanya ingin teriak dan mengeluh....mengeluh atas kenyataan yg terjadi...
tapi tak pantas!

terkadang diri ini dibuat bingung atas semua peristiwa yang terangkai menjadi jalan hidup...
menimbulkan sejuta tanya?

inilah..itulah...
seribu untaian katapun tak habis mungkin...

Semua peristiwa meninggalkan tanya bagiku?
Mengapa?
Apakah?
Siapakah?
Bagaimanakah?

Semua tanya dan keluh kesahku ku simpuhkan dalam alunan doa di sujudku....
menyertai kegelisahan hati yang selalu berharap cinta-Mu, hanya Engkau...
cukupkan aku hanya dg Engkau...


(: Ramadhan yaa Kareem :)
***nite14 Ramadhan 1432 H***

Senin, 01 Agustus 2011

Mengulas sedikit tentang Hijab atau Jilbab Lagi :)

Assalamualaykum...

Dear e-diary...
teringat diri ini sekitar 3 - 4 tahun ke belakang...
ketika masih belum memenuhi kewajiban sebagai seorang muslimah, yaitu menutup aurat...

berawal...ketika sang adik yang lebih dahulu menggunakan jilbab...
sang adik dengan tekad yang bulat berbicara pada sang ibu, "Mah..dedut pengen pake kerudung"
karena kebetulan smpny mengharuskan siswanya ber-rok kan panjang dan kemeja tangan panjang, jadi  menurutnya sekalian saja ia menggunakan jilbab.

lalu, sang adik telah memulai ramadhan pertama dg kerudung...ketika bertemu dg sanak saudara terutama ketika idul fitri banyak yang memujinya cantik, subhanallah,,,
dan terbesit rasa kegelisahan ttg diri, mamah sudah pakai kerudung sejak pulang haji...dedut jg...
aku????
dulu, sempat berniat mengenakan kerudung tetapi sang ibu masih belum menyetujuinya...
alasannya...jangan dulu nanti saja...
terlebih kemungkinan takut anaknya tidak "laku" jika sudah mengenakan jilbab...

tapi setelah sang adik menggenakan kerudung...
sempat terbesit..apa mamah sudah boleh mengizinkan ya? tapi...masih ragu saat itu sebab masih memikirkan hal2 negatif ttg "kerudung" sehingga membuat ragu..

lalu, setelah 1 kali lebaran lewat sang adik menggunakan kerudung,
ketika sedang memilih baju utk lebaran sang ibu berbicara, "yaudah atuh kamu pake kerudung aja"
hmmm...dan sang adik pun mendukung..."iya ih teh, malu atuh masa dedut mamah pke tteh engga"
hmmm...berkecamuk di dlm pikiran...

alhasil.....
masuk kuliah pertama dg menggunakan kerudung setelah lebaran...
alhamdulillah :)

memang ada bbrp hal ttg Hijab ini bagi teman2 yg belum berkesempatan utk menetapkan hati menggunakannya, dikutip dari "La Tahzan for Smart Muslimah"

silahkan dibaca >>>> ^___^)/

"Wahai Muslimah, ketahuilah kebenaran berjilbab"

Seorang muslimah, diperintahkan untuk menutup auratnya ketika keluar rumah, dengan menggunakan pakaian syar'i yang dikenal dg Jilbab atau Hijab. namun, dalam kenyataan masih diantara teman2 yang belum menggunakan sesuai dg alasan masing2..alasan dan jawabannya:

*saya belum bisa menerima hijab
sebetulnya, ketika awal kita memeluk agama islam, bukankah kita sudah yakin dg mengucapkan kalimat syahadat, yg berarti menerima yg diperintahkan oleh Allah SWT, maka sesungguhnya hijab adalah satu syari'at Islam yg harus dilaksanakan. jika kita termasuk orang yg beriman tentu akan dg senang hati memakai hijab.

*saya menerima hijab, namun orang tua melarang
dalam hal terjadi kondisi seperti ini...kita lihat Surah Al-qur'an yg memberikan pedoman bagi kita
"Dan jika keduanya (orang tua) memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya" (Q.S Luqman: 15)

namun, sehubungan dg itu...kita harus tetap berbuat baik kpd kedua orang tua kita selama masih di dunia ini.

*saya tidak punya uang untuk membeli jilbab
dalam hal ini kemungkinan benar adanya atau hanya alasan semata saja. karena, jika keseharian kita mampu membeli berbagai macam pakaian dg model yg beraneka ragam, mampu membeli ini dan itu, mengapa tidak utk jilbab?

"sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu" (Q.S al-Hujarat: 13)

adapun jika memang benar adanya, Allah SWT pasti akan memberikan jalan keluarnya...

"barangsiapa yg bertakwa kpd Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" (Q.S ath-talaq 2-3)


*cuaca sangat  panas
"katakanlah, 'api neraka jahannam itu lebih sangat panas (nya)' jikalau mereka mengetahui" (Q.S 9: 81)
"mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah" (Q.S 78:24-25)

maka masih beralasan karena cuaca sangat panas kah?

*khawatir nanti aku lepas jilbab lagi
banyak diantara teman ku yang merasa belum siap, takut kalau-kalau nanti akan melepasnya, merasa akan lebih baik jika menunda nanti tanpa dilepas lagi kemudian.
jika pemikiran ini ada, mungkin bisa2 tdk mau shalat, tidak mau berpuasa karena khawatir nanti tidak bisa terus melakukannya.
tetaplah terus beristiqamah utk diberikan ketetapan hati atas agama, bersabar dan melakukannya dengan khusyu'.

*Aku takut tidak ada yang menikahiku kelak
sesungguhnya, lelaki yang mencari isteri atas perempuan yg gemar bertabarruj, membuka aurat, dan senang melakukan berbagai kemaksiatan, maka dia adalah lelaki yang tidak memiliki rasa cemburu. Dia tidak cemburu terhadap apa yang diharamkan oleh Allah SWT, tidak cemburu terhadapmu, dan tidak akan membantu dalam ketaatan menuju syurga, serta menyelamatkan dari api neraka.
jadilah perempuan yg baik, insyaAllah akan mdpatkan suami yg baik pula.
ini janji Allah yg tersurat di dalam QS 24:26...
"wanita2 yg keji adalah untuk laki2 yg keji......wanita yg baik adalah untuk laki2 yg baik..."
*Kita harus bersyukur
dalam hal ini cara kita bersyukur atas nikmat kecantikan yang diberikan oleh Allah SWT adalah dg memenuhi sesuatu yg disenangi Allah dan diperintahkan oleh-Nya, diantaranya dg berkerudung atau hijab.
QS. 24:31
"dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka"


*Belum mendapatkan hidayah
banyak yg beralaskan, "saya tahu bahwa jilbab itu wajib, namun saya belum mendapatkan hidayah untuk memakainya"
sesungguhnya hidayah itu tidak datang secara cuma-cuma, melainkan ada sebabnya, layaknya sakit yang akan sembuh jika ada sebabnya, misalnya dengan minum obat...
mendekatkan diri utk mendapatkan hidayah, hendaknya dilakukan bergaul dg perempuan yg baik-baik, merupakan  cara efektif, sehingga hidayah dapat diraih.


*aku takut dikira golongan sesat
sesungguhnya di dalam hidup ini terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok Allah dan kelompok syaitan.
golongan Allah ialah mereka yg senantiasa menolong agama Allah SWT, melakukan ketaatan, dan menjauhi kemaksiatan. jilbab adalah bentuk ibadah yang mulia sbg golongan Allah SWT :)

jadi..
ALASAN apa lagi untuk menunda nya?

## semoga bermanfaat ##

wassalam.

Minggu, 31 Juli 2011

Malam pertama Ramadhan 1432 H...

Assalamualaykum...

Dear e-diary,
kembali lagi pada ruang2 blog ku :)

hmm,,,ga kerasa...hr ini sudah masuk di malam pertama Ramadhan 1432 H..
alhamdulillah masih Allah Rezeki kan bertemu dg bulan penuh berkah dan ampunan ini :)

Puji syukur, alhamdulillah wa syukurilah...ya Robb terima kasih...
Banyak kebahagiaan di bulan2 ini....

Dg umur yg bertambah, kado LuLus Kuliah pun dg gelar sarjana di hadapan mata...
wisuda di bulan Ramadhan yg indah :)

ya Robb..
gita tau bahwa ini bukan akhir dr segalanya, justru ini awal hamba melangkah...

tapi, hamba amat bersyukur atas kebahagiaan ini...

namun, kebahagiaan ini tidaklah kekal...hanya sesaat..
harus ku cari dan ku temukan sendiri tuk kebahagiaan kekal bisa bertemu dg-Mu kelak ya Robb...

ku persiapkan ramadhan ini ya Rabb,,,
bantu gita...agar gita bisa lebih dekat dengan-Mu...
jangan tinggalkan gita...karena diri ini tak punya siapa2 selain hanyalah Engkau...
gita ingin menjadi pribadi yg lebih baik lagi...bantu gita tuk merealisasikannya...

Hmmm....mari persiapkan Referensi bacaan2 ttg Islam git!
mari singsingkan lengan baju tuk lebih bekerja keras, sedikit tidur, jgn males! baca al-qur'an!
tingkatkan kualitas ibadah shalat fardu! kuantitas ibadah shalat sunnah!

ayoo git gapai malam seribu malam dg hari2 penuh berkah dan ampunan...
hingga mencapai hari Kemenangan menuju Fitri :)

"dimulai hari ini"

Ramadhan kareem...

bismillahirrohmanirrohiim...

Senin, 27 Juni 2011

Mengapa Tiba2 ku tutup Akun Face****k

Assalamualaykum...

Dear e-Diary,
kembali lagi gita menghiasi dinding2 blog, hmmm...
berbicara seputar aku dan hidupku...
entah mengapa sampai hatinya dg mudah ku ceritakan harian hidupku, mungkin orang lain yg membaca nya akan merubah persepsi tentang aku...
biarlah orang berkata apa, biarlah orang berpikir apa tentang aku, yang terpenting aku tak bermaksud menyakiti siapapun atau justru berbuat jahat pada siapa pun...

aku cuma seorang perempuan biasa, yang mencoba tuk bertahan hidup melalui perbaikan diri ke arah yang lebih baik..yg justru dengan kelemahan itu aku masih bertahan sampai saat ini..
cuma perempuan biasa yg mempunyai hobby tuk menulis,
karena apa yg termaksud dalam hati dan pikiran tak sampai hati dapat di dengar oleh orang lain, karena yg ku tulis ini tulus dari hati...justru melalui bicara aku ragu menyampaikannya, takut salah tanggkap, akibatnya berkomunikasi yang salah...
mungkin dengan apa yg tersurat lebih mudah tuk dipahami drpd sesuatu hal yang tersirat...


ya,,,hari ini ku deactive kan akun face***k ku...
hmmm, mengapa ya????

hehehe...entah lahh, hati ini berkata kuat "git tutup aja akun nya sementara waktu"
memang sudah mjd rencana beberapa minggu yang lalu ingin mencoba menutupnya...

beberapa hal aga mendukungku,
termasuk beberapa masalah yang berkecamuk di dalam hati...

kebetulan di rumah, fasilitas internet alhamdulillah berjalan terus...
kadang selalu iseng membuka akun Face***k, melihat lihat kehidupan orang ini dan itu...
ingin membagi cerita ini dan itu...
rasanya kejenuhan itu klimaks...

jenuh dg diri yang tertahan langkah memilih jalan hidup, 
tertahan dg hanya melihat kanan dan kiri jalan yang telah di tempuh orang lain...
memperhatikan hidup orang lain saja...bosan rasanya...
hanya berpikir mengenai nasib sendiri tanpa adanya langkah nyata...rasanya membuka Face***k menyita wkt jg..
untuk hal yg lbh penting harus ku pikirkan saat ini...

ditambah kemelut menyusun skripsi...
ketika orang mmprbincangkan skiripsi...
ketika status ku yg tak henti2nya berkata semangat, spirit, dll..dalam penuh kegalauan...
sudahlah malah justru terlihat nampak bodoh, dan semakin menunjukkan kegalauan ku ttg skripsi ini...
justru sebenarnya aku menulis itu semua menutupi ketidaksemangatan diri, kelemahan diri, kegelisahan, mencoba bangun dari sebuah kata yg bermakna tuk bisa lebih baik...

terkadang berbagi kata bijak ataupun sepenggal ayat suci Al-Quran karena ku merasakan sesuatu makna pada kata bijak tsb atau sepenggal ayat tsb...
bukan maksud hati tuk sombong, merasa lebih tau, atau bahkan so tau....

ahh..banyak pikiran negatif yang tak habisnya ketika melihat status2 ataupun aktivitas yang ku lakukan di akun ku ini...
ditambah masalah2 lain yang setelah ku pikir2 tindakan ku salah...
sudahlah ku tutup akun ku saja..

tuk menjernihkan pikiran ku sejenak...
setidaknya saat kegalauan ku berkurang TERUTAMA SKRIPSI ini!
ahhhh...galau tingkat tinggi...

yaa Robb...
jika langkahku ini benar, tolong jaga langkahku dari segala kesalahan yg mungkin ku perbuat, dari kesalahan yang telah ku perbuat, ataupun dari rasa sesal telah melakukannya..

kuatkan imanku...

kuatkan mental ku menghadapi semua ujian yg engkau berikan ini...
aku tak mau menyalahkan orang lain..
aku tak mau lagi menyalahkan keadaaan yang terjadi...

cukupkan aku dengan bersyukur kepada-Mu,
cukupkan aku dengan berpasrah kepada-Mu...
ikhlaskanlah aku atas apa yang telah engkau pilihkan...

kuatkan aku tuk mencari, menempuh, dan mencapai jalanku tuk menggapai Nikmat dan Karunia-Mu ya Rabb...

Bismillahi tawakaltu Allalahi Lahaula walla kuwwata ilabillah...

S.E.M.A.N.G.A.T!!!!!!!! ^__^)/

Selama masih ada waktu dan kesempatan...akan ku usahakan!!!!!

wassalam.